Showing posts with label Marketing. Show all posts
Showing posts with label Marketing. Show all posts

Saturday, November 22, 2008

Produk Fads




Gambar-gambar diatas merupakan produk-produk yang masuk dalam kategori Fads, Fads sendiri adalah product yang masuk dalam kategori sukses tetapi life cyclenya sangat pendek, sekejap muncul dan langsung boming dan sukses gak lama kemudian langsung dilupakan.

dari web ini saya liat koq untuk produk tahun 2000an blogging masuk produk fads juga ya? wah kayaknya mirip-mirip si .... yang nganggab blogging cuma trend sesaat. apa bener sih blogging masuk kategori sesaat? waktu juga sih yang bakal ngebuktiin, cuma emang makin byk juga blog yang gak keurus tuh dan ditinggal sama yang punya. gimana menurut temen2 nih?

Gambar diatas dapet dari sini

Monday, April 28, 2008

Differentiation

Beberapa hari terkahir kayaknya sedang gencar berita pencekalan Dewi Persik dimana-mana karena goyangan yang dianggab nyeleneh dan erotis, selain itu juga berita Jupe yang jualan Album dan kasih bonus kondom. terus ada lagi nada sampung atau nada dering di Hand phone yang berbunyi ucapan Cinta Laura yang ke inggris-inggrisan kayaknya jadi pertanyaan kenapa yang model-model kayak gini sekarang jadi lebih populer? ya semua jadi ingin tampil beda istilah marketing adalah differentiation.

Yang saya liat dari ke ketiga kasus diatas nampak sekali macam Jupe yang jualan kaset dengan bonus kondom dan Dewi Persik dengan Goyangannya serta Cinta Laura yang ngomong ke ingris-inggrisan. Mungkin Jupe dan Dewi Persik juga mikir dan tahu diri kalo suara mereka gak sebagus di banding suara Krisdayanti, atau kalau buat Cinta Laura tentu saja dia sangat nyadar kalo actingnya juga gak sebagus Dian Sastro. Jadi muncullah ide kreatif mereka untuk memenangkan persaingan dengan artis-artis yang udah ada, Jupe membangun image dirinya dia identikan dengan seksualitas, Dewi Persik memanfaatkan era vakumnya Inul daratista jadi dia tampil bener-bener full Goyang dan gak tahu ampe kayak apa goyang yang dia tampilkan untuk membedakan dirinya dengan penyanyi dangdut yang lain. Dan Cinta Laura melihat belum ada Artis yang ngomong sok inggris-inggrisan jadi dia tampil seperti sekarang dengan dialek yang becheck ke inggris-inggrisan.

Saya yakin semua memandang bahwa differentiation adalah yang memegang peranan kunci dalam memenangkan persaingan dan tentu saja untuk memiliki keunggulan bersaing dibanding yang sudah ada. Tapi apa bener dengan tampil beda suatu product akan sukses? Belum tentu mungkin masih inget product Tara Nasiku dari Unilever saat itu Tara Nasiku menawarkan Nasi Goreng Instant ini bener-bener hal yang berbeda dari yang sudah ada makanan instan yang ada yang banyakan hanya menawarkan mie instan disini Tara Nasiku mencoba masuk ke pasar makanan instan dengan product yang berbeda saya kurang tahu apa yang menyebabkan Tara Nasiku gagal di Pasaran tapi yang pasti Repeat Purchasing sangat minim dari pasar, atau produt Aqua Splash yang berupa Air Mineral dengan rasa buah-buahan saya pikir masalahnya sama juga dengan Tara Nasiku ya minimnya Repeat Purchasing di pasar.

Saya rasa differentiation saja tapi tanpa konsep yang jelas akan merusak suatu produt itu sendiri. Kesuksesan Produtc sangat ditentukan oleh 4 P, Produtc itu sendiri, Price, Promotion dan Place

Jupe menjual kaset + bonus kondom tentu saja dia sengaja membangun imeage dirinya dengan seksualitas, tapi tanpa memperhatikan “place” inget ini indonesia yang masih menganggab tabu untuk kondom. Akhirnya bisa dibilang dengan “tampil beda” dia juga gagal dan harus menarik kembali kasetnya di pasaran. Hal yang sama juga terjadi dengan Dewi Persik dia “tampil beda” dengan goyangaannya yang gak karu-karuan bisa di bilang gagal karena akhirnya di cekal juga di beberapa daerah. Yang saya liat berhasil dalam differentiation sendiri adalah Cinta Laura yang namanya semakin hari semakin naik dan makin banyak sinetronnya di Televisi.

Walau differentiation belum tentu berhasil di pasar menurut saya tetap memegang peranan yang luar biasa untuk suatu product bisa sukses di pasaran. Sebagai konsumen semakin banyak pilihan saya pikir semakin bagus. makanya makin banyak yang beda dari yang ada makin bagus menurut saya...:D bagaimana menurut anda?

Monday, February 18, 2008

Iklan Ponds, oh...so sweet

Itu kalimat spontan yang selalu di ucapkan ramadony, temen yang masih OJT di kantor saya bekerja, ketika melihat iklan Ponds Flawless White yang dibuat dengan format bersambung (serial). Kadang pingin ketawa :))juga dengernya seorang cowok ngucapin macam kalimat diatas dengan spontan saya hanya ngebayangin gimana efektifnya iklan seperti ini untuk kalangan cewek.

Walo kalo dipikir-pikir agak kurang rasional iklannya karena jelas banget gak ada hubungan antar pake ponds dengan kembalinya cowok ke cewek yang penjual bunga yang merupakan pacar lamanya, tapi karena iklan ini membidik sisi emosional yang liat nampaknya hal-hal yang gak rasional pun jadi rasional :D.apalagi target pasar untuk produk ini jelas-jelas wanita yang secara emosional lebih mudah tersentuh.

Brand Building itu mungkin kata yang tepat untuk ponds, ya bertahun-tahun produk dari Pond's Intitute ini berhasil menanamkan image kepada para wanita indonesia soal arti cantik. ya orang indonesia yang mayoritas berkulit sawo matang akhirnya berpikir bahwa catik adalah wanita yang berkulit putih mulus bukan berkulit sawo matang. ya brand building yang di bangun oleh ponds bener-bener sukses nampaknya melihat larisnya produk ponds di indonesia bahkan temen-temen cowok juga dah banyak yang pake produk ini.

Apakah anda termasuk yang menganggab kriteria cewek cantik itu putih dan mulus kulitnya? hehe nampaknya anda salah satu yang terkena pengaruh produks ponds. dan nampaknya saya juga termasuk didalamnya. wow strategi marketing yang luar biasa dan iklan yang luar biasa juga.

oh so sweet.......: