Showing posts with label Uncategorized. Show all posts
Showing posts with label Uncategorized. Show all posts

Monday, October 27, 2008

Kangen

tiba-tiba saya kangen coret-coret di blog ini. cukup lama sejak mulai kuliah lagi saya dah bener-bener gak sempet lagi nulis-nulis di blog ini. malu juga punya blog gak keurus gini hehehe...
biasanya kehidupan saya di nyata dan di blog gak ketinggalan jauh ceritanya, sekarang bener-bener deh buka blog sendiri aja jarang apa lagi blogwalking segala.
banyak kejadian dah lewat-lewat saja kayaknya...
ya moga kedepan ada waktu deh nulis-nulis lagi gak cuma kuliah kuliah dan kuliah ... duh capek deh

Monday, April 28, 2008

Differentiation

Beberapa hari terkahir kayaknya sedang gencar berita pencekalan Dewi Persik dimana-mana karena goyangan yang dianggab nyeleneh dan erotis, selain itu juga berita Jupe yang jualan Album dan kasih bonus kondom. terus ada lagi nada sampung atau nada dering di Hand phone yang berbunyi ucapan Cinta Laura yang ke inggris-inggrisan kayaknya jadi pertanyaan kenapa yang model-model kayak gini sekarang jadi lebih populer? ya semua jadi ingin tampil beda istilah marketing adalah differentiation.

Yang saya liat dari ke ketiga kasus diatas nampak sekali macam Jupe yang jualan kaset dengan bonus kondom dan Dewi Persik dengan Goyangannya serta Cinta Laura yang ngomong ke ingris-inggrisan. Mungkin Jupe dan Dewi Persik juga mikir dan tahu diri kalo suara mereka gak sebagus di banding suara Krisdayanti, atau kalau buat Cinta Laura tentu saja dia sangat nyadar kalo actingnya juga gak sebagus Dian Sastro. Jadi muncullah ide kreatif mereka untuk memenangkan persaingan dengan artis-artis yang udah ada, Jupe membangun image dirinya dia identikan dengan seksualitas, Dewi Persik memanfaatkan era vakumnya Inul daratista jadi dia tampil bener-bener full Goyang dan gak tahu ampe kayak apa goyang yang dia tampilkan untuk membedakan dirinya dengan penyanyi dangdut yang lain. Dan Cinta Laura melihat belum ada Artis yang ngomong sok inggris-inggrisan jadi dia tampil seperti sekarang dengan dialek yang becheck ke inggris-inggrisan.

Saya yakin semua memandang bahwa differentiation adalah yang memegang peranan kunci dalam memenangkan persaingan dan tentu saja untuk memiliki keunggulan bersaing dibanding yang sudah ada. Tapi apa bener dengan tampil beda suatu product akan sukses? Belum tentu mungkin masih inget product Tara Nasiku dari Unilever saat itu Tara Nasiku menawarkan Nasi Goreng Instant ini bener-bener hal yang berbeda dari yang sudah ada makanan instan yang ada yang banyakan hanya menawarkan mie instan disini Tara Nasiku mencoba masuk ke pasar makanan instan dengan product yang berbeda saya kurang tahu apa yang menyebabkan Tara Nasiku gagal di Pasaran tapi yang pasti Repeat Purchasing sangat minim dari pasar, atau produt Aqua Splash yang berupa Air Mineral dengan rasa buah-buahan saya pikir masalahnya sama juga dengan Tara Nasiku ya minimnya Repeat Purchasing di pasar.

Saya rasa differentiation saja tapi tanpa konsep yang jelas akan merusak suatu produt itu sendiri. Kesuksesan Produtc sangat ditentukan oleh 4 P, Produtc itu sendiri, Price, Promotion dan Place

Jupe menjual kaset + bonus kondom tentu saja dia sengaja membangun imeage dirinya dengan seksualitas, tapi tanpa memperhatikan “place” inget ini indonesia yang masih menganggab tabu untuk kondom. Akhirnya bisa dibilang dengan “tampil beda” dia juga gagal dan harus menarik kembali kasetnya di pasaran. Hal yang sama juga terjadi dengan Dewi Persik dia “tampil beda” dengan goyangaannya yang gak karu-karuan bisa di bilang gagal karena akhirnya di cekal juga di beberapa daerah. Yang saya liat berhasil dalam differentiation sendiri adalah Cinta Laura yang namanya semakin hari semakin naik dan makin banyak sinetronnya di Televisi.

Walau differentiation belum tentu berhasil di pasar menurut saya tetap memegang peranan yang luar biasa untuk suatu product bisa sukses di pasaran. Sebagai konsumen semakin banyak pilihan saya pikir semakin bagus. makanya makin banyak yang beda dari yang ada makin bagus menurut saya...:D bagaimana menurut anda?

Sunday, March 02, 2008

Resiko Menikahi Akuntan

Posting kali ini gak penting banget benernya, cuma ketawa ngakak waktu bacanya. mungkin ada komentar dari temen-temen akuntan yang senasib hehe.... ini sih dapat dari salah satu milis, sekedar meneruskan dan copy paste =))

Saya menikahi wanita yang memiliki karir profesional: AKUNTAN PUBLIK.
Ya, dia adalah seorang auditor. Dan coba tebak apa yang dilakukannya ....
  1. Dia menyuruhku untuk menggunakan metode LIFO saat mengambil makanan yang disimpan di kulkas. Aduh ...
  2. Dia menganggapku tidak berbakat dalam bermain dengan angka. Aku sih no problem, makanya dia yang mengurus anggaran rumah tangga. Eh, tiap akhir bulan dia bikin invoice tagihan profesional fee sama aku. Waktu kubilang kalau aku ini suaminya, bukan kliennya, dia malah minta advance payment.
  3. Aku heran kenapa pengeluaran terus meningkat steadily, sehingga suatu hari, aku mengintip kertas-kertas yang ada di ordner berlabel "Current File". Tak heran! Dia rupanya men charge mileage (jarak) dan overtime ke dalam anggaran rumah tangga. Dia juga menagihkan Out of Pocket Expense ke dalamnya. Dia gila, dan aku udah bilang itu ke dia. Eh, dia malah bilang, "Ya enggaklah sayang, aku kan auditor ..."
  4. Setiap lembar kertas di rumah dicopy dan difilekan. Alasan dia, ada peraturan yang mengharuskan dia memaintain copy hasil kerjanya selama 10 tahun. Aku sungguh-sungguh khawatir ...
  5. Dia bilang kalau dia cinta aku, dan aku bilang kalau aku cinta dia juga. Tapi tetap aja, dia tidak pernah percaya. Katanya, ada kemungkinan terjadi mis-statement. Dan dia memintaku membuat Representation Letter mengenai masalah ini ... Duhhh
  6. Tahun lalu laporan keuangan rumah kami mendapatkan opini Qualified karena aku gak menyimpan supporting document atas expensesku.
  7. Awalnya aku heran, kenapa setiap akhir tahun selalu berdatangan surat-surat dari seluruh famili, kolega, termasuk warung di depan rumah. Ternyata, istriku mengirimi Confirmation Letter kepada mereka semua. Waktu aku protes, dia bilang, konfirmasi dari pihak eksternal lebih realible. Cape deh ....
  8. Waktu istriku masak, dia sering tidak mengikuti resep. Bila resep bilang, tambahkan setengah sendok garam, atau satu sendok teh gula, atau setengah gelas air, dia selalu tidak peduli. Dia bilang kalau itu tidak material bila dibandingkan dengan seluruh menu yang disiapkan.
  9. Aku bilang, dia itu gila. Tapi anehnya, semua orang bilang kalau dia auditor. Di kamus, ternyata kata "auditor" bukan sinonim untuk kata "gila". Pasti kamusnya ketinggalan zaman.
  10. Waktu kami menikah, dia memberikan Engagement Letter padaku. Awalnya aku bilang, "Oh, makasih ya sayang ..." Ternyata setiap tahun dia memberikan surat yang sama. Katanya, standarnya mengharuskan dia melakukan itu bila ada indikasi kalau aku keliru memahami tujuan dan scope dari Engagement. Dia juga bilang, aku tidak bisa pisah dari dia begitu saja. Dia punya hak untuk didengar sebelum aku menunjuk orang lain. Dan dia juga menegaskan bila aku menunjuk orang lain menggantikan dia, maka harus ada komunikasi antara dia dan penggantinya, agar dia bisa menyampaikan keberatan profesionalnya. Mati kita ...
  11. Phew ... Kadang kala, aku berpikir, kalau dia membahayakan going concernnya pernikahan ini. Duh ... Kok aku jadi kebawa-bawa dia ...
  12. Ku kira pernikahanku ini sudah cukup gila, tapi ternyata ada temanku yang juga kawin dengan akuntan, punya cerita yang lebih parah. Istrinya mengkapitalisasi biaya pernikahan sebagai Preliminary Expenses, dan mengamortisasinya setiap tahun. Biaya-biaya yang dikeluarkan sebelum berumah tangga, juga dikapitalisasi sebagai biaya pra-pernikahan. Juga, waktu yang dihabiskannya selama pacaran sebelum menikah sedang dalam proses valuasi, untuk dimasukkan sebagai intangible assets.
Teman-teman, berpikirlah dua kali sebelum menikahi auditor. Kalau kau sudah berpikir dua kali dan tetap memutuskan untuk menikahinya, pikirkan dua kali lagi. Kau harus mempertimbangkan besar risk sebelum memulai engagement.
Duh .... Aku ternyata sudah gila.
Aku, seorang auditee seumur hidup. =))=))=))

Thursday, February 21, 2008

Kalo Pake Kwitansi Tambah 5 ribu...

Kapan hari anak saya Rafi sedikit gak enak badan, beberapa hari sebelumnya dikit diare, tapi walo sakit Rafi tetep semangat main dan geraknya gak ada pengaruh tetep semangat, lincah dan banyak gerak. Mumpung saya di Makassar saya dan mama rafi putusin untuk ke dokter spesialis anak di deket rumah, buka prakteknya habis maghrib. ini kali pertama saya ke dokter di Makassar, untungnya antrian gak banyak jadi cepet di panggil. ya Alhamdulillah ternyata rafi gak papa hanya disuruh susu botolnya di encerin saja.

Setelah selesai diperiksa kami bertanya "berapa dok?", "bayarnya di depan saja di tempat daftar tadi ya pak" kata dokter. dan kami bertiga pun keluar dan membayar di si embak yang nunggu pendaftaran" lima puluh ribu pak " mbak menjawab pertanyaan kami, sambil nyerahin duit saya minta kwitansi, tapi jawaban si embak bikin kaget "Kalo Pake Kwitansi Tambah Lima Ribu ya pak" . baru kali ini saya minta kwitansi terus disuruh nambah lima ribu hehe... koq yo ono-ono wae ini mungkin yang di namakan kreatif? pak dokter yang kreatif atau si embak yang kreatif? :)) atau memang untuk nutup biaya kwitansi dan tinta stempel? :) mungkin jaman dah berubah kwitansi merupakan bagian terpisah dari pelayanan dokter. Untungnya tambahnya cuma lima ribu saja, akhirnya tak bayar saja.

Wes pokok e anak ku waras pikir ku.

Monday, February 18, 2008

KTP Wajip Punya tapi merepotkan ;)

Beberapa hari terakhir saya di sibukkan urus2 masalah KTP, ya Kartu Tanda Penduduk. Sejak Merantau ke Makassar tahun 2003 saya selalu ingin punya KTP makassar. Sejak Mama rafi dateng ke makassar keinginan untuk punya KTP makin jadi deh :D, selain memang sudah seharusnya warga yang baik mesti punya KTP selain itu untuk pengajuan kredit ke bank pasti deh syarat pertama juga perlu KTP makassar :.

Sejak mama rafi pindah ke makassar benernya dah niat untuk lapor ke Pak RT, tapi ampe 2 bulan mama rafi di makassar rumah pak RT selalu tutup dan tutup deh tiap weekend maklum karena saya di bulukumba jadinya ya baru bisa tiap weekend mampir ke rumah pak RT nya, ampe kemarin datang juga pendataan pemilih untuk PILKADA walikota makassar, mama rafi telp dari makassar, "pa barusan sekretaris RT dateng diminta segera urus KTP, katanya suruh buat surat pindah saja dari bulukumba" dari situ baru ketahuan kalo pak RT lagi sibuk di Bone jadi jarang ada di rumah, ternyata adiknya pak RT sedang mencalonkan jadi Bupati di bone, walah yo pantes ae kalo tiap weekend ke rumah pak RT koq mesti kosong rumahnya.

Besoknya saya putuskan ke kelurahan di Bulukumba, saya urus surat pindah. saya bawa Kartu Keluarga dan KTP saya untuk mengajukan pengurusan pindah di Makassar. Masuk Kantor Kelurahan sedih juga ngeliatnya bangunan nampak jorok dan kusam catnya, rumputnya juga lumayan tinggi, halaman depan juga becek bekas hujan. masuk Kantor saya langsung menemui salah satu pegawai kelurahan yang dengan ramah menerima saya yang akhirnya saya tahu kalo beliau adalah sekretaris Kelurahan, saya ditanyain tujuan dan urusannya apa? saya jawab mau mengurus pindah ke makassar. langsung deh pak sekretaris sibuk cari kertas format pengurusan pindah diantara arsip2nya... dan saya di persilakan duduk di depan meja yang cuma ada mesin ketik saja diatasnya, ya ternyata format pengurusan pindah ini cuma selembar kertas foto copian saja :D. dengan lancar pak sekretaris mengetik saya cuma sedikit berpikir kenapa pak sekretaris ini cuma mengetik satu rangkap saja? apa tidak butuh arsip?, dan akhirnya selesai juga dan pak sekretaris sendiri yang menandatangani surat atas nama lurah. dan saya pun menanyakan "berapa pak?" pak sekretaris pun menjawab "biaya administrasi 25 ribu pak" akhirnya saya beri uang 30 ribu perak, ya saya sengaja tidak minta kembalian. benernya mikir juga gini ini masuk kantong pribadi atau masuk kas pemerintah ya?

Kartu Keluarga dan KTP lama kemudian saya serahkan ke pak Sekretaris, saya berpikir ini pasti di minta karena saya dah urus pindah ke makassar lah koq ndilalah Pak Sekretaris malah bilang" Silakan di bawah saja pak ini kan punya bapak". saya sedikit kaget loh....:-O jadi masih saya bawa ya pak? o....
serasa gak percaya saya cuma mikir gimana bapak ini mau mengeluarkan nama saya dari catatan kependudukan di Bulukumba ? tanpa arsip, KK dan KTP saya pun masih saya bawa. udah lah gak mau pusing juga saya. yang penting dah beres urusan hehe gak nyangka cepet juga ya urus beginian ternyata cuma butuh 30 menitan saja yang lama benernya cari fotopyannya format surat keterangan pindah tadi deh.

Weekend lagi saya akhirnya menemui pak Sekretaris RT di lingkungan rumah di Makassar. saya serahkan surat keterangan pindah dari Bulukumba saya lampiri fotocopy an dengan KTP dan KK saya di Bulukumba. saya pikir beres bisa dapat surat rekomendasi RT untuk ke Kelurahan. ternyata eh ternyata salah satu syarat lagi untuk urus KTP adalah bukti pelunasan PBB , aduh jadi pusing maklum rumah masih ngontrak yang punya rumah di jakarta katanya PBB dah di bayar cuma gak tahu buktinya dimana :-/ jadi ampe sekarang urusan KTP ini belum jelas tahu deh pusing juga saya.

ternyata mengurus-ngurus KTP ini bener2 susah dan susah terutama bagi orang macam saya yang sering pindah-pindah gini. mungkin sama dengan kondisi bangsa ini yang kondisinya memang sedang susah :D.
dari sini bisa di ambil kesimpulan kalo data penduduk indonesia ini masih ancur cur deh kayaknya sama ancur dan menggenaskannya gedung kelurahan tadi :))
padahal dah hampir 63 tahun kita merdeka.

udah lah mungkin masih butuh perjuangan ekstra kerja keras untuk mewujudkan salah satu keinginan saya ini. kayaknya gak boleh patah semangat deh. weekend depan ke sekretaris RT lagi deh

Foto Diambil dari sini

Friday, January 18, 2008

Duh Esia.....

Tanggal 30 Desember 2007 kami sekeluarga jalan-jalan ke Mal Ratu Indah Makassar, niatnya cuma jalan-jalan dan cari sepatu untuk rafi, rafi dah gede sepatunya dah pada gak muat. eh lah koq ternyata ada pameran Esia juga di lantai bawah. kami akhirnya mampir dan kepincut juga dengan HP esia yang dijual murah 299 ribu Belum PPN dan beli kartu perdana juga yang isinya talk time 25 ribu. Yang beli luar biasa banyak ambil HP nya antri minta ampun. karena lama saya putuskan besok buat ambil HP yang dah saya bayar. iya ternyata pameran itu sekaligus peluncuran perdana Esia di Makassar.

Akhirnya tanggal 31 Desember saya dapat juga Hand Phone Esia dan sekaligus dapat juga nomor esia 91100XX, katanya yang jual sementara baru bisa di gunakan antar Esia, sampai tanggal 8 Januari 2008 baru bisa di gunakan ke seluruh operator. karena baru dan belum ada temen yang pake esia jadinya ya belum bisa di coba, tapi sempet juga dipake buat nerima telp orang yang salah sambung.
dan tanggal yang ditunggu-tunggu pun tiba ya tanggal 8 Januari 2008, istri saya coba menghubungi nomor xl saya... ya lah koq tulalit terus bunyinya saya coba hubungi dari xl ke nomor esia lah conection eror weh.... parah tibak e Esia ini ternyata. besoknya tanggal 9 Januari istri saya baru bisa telp dari esia ke nomor XL saya sms juga berhasil. cuma kalo xl dan halo telp ke esia masih connection eror mulu. lah koq ndilalah besoknya gak bisa di pake. Dan ampe sekarang saya posting tulisan ini masih juga belum bisa di pake juga. HP Esia yang saya beli walo murah jadinya cuma buat mainan rafi. #:-S

ya Esia... duh Esia, koq belum siap dan belum bisa di pake di makassar dah PD banget di jual dan iklan dan spanduknya gencar di makassar seh? Malu dong ah....

mungkin ada temen-temen senasib nih dengan saya? bisa berbagi cerita.

Monday, January 07, 2008

Serunya Cuti Bersama dan Libur 2008

Barusan dapat kalender dari kantor, dan jadi penasaran juga ketika chat sama adik yang cerita banyak libur tahun 2008, jadi iseng ikutan itung2 libur di tahun 2008 termasuk hari libur kerja sabtu dan minggu. weladalah temen tibak e di total-total libur di tahun 2008 berjumlah 129 hari :D. lah kalo satu tahun ada 366 hari kita libur 129 hari. Weh muanteb tenan tahun 2008 ini lebih dari sepertiga tahun dalam tahun ini kita libur... (lunjak-lunjak kegirangan)

kayaknya mesti planing buat liburan deh tahun 2008 ini. walau saya sebel ngatur akhir tahun 2007 karena banyaknya libur bikin pusing buat ngatur penyusunan laporan akhir tahun, tapi liat libur 2008 ini jadi seru.... heheh...muanteb kita digaji full setahun untuk kerja yang buanyak banget liburnya gini.

gak usah mikir produktivitas deh mikir libur dulu hehe...
kalo mau liat daftar libur dan cuti bersama bisa liat disini

Tuesday, November 27, 2007

Ganti Template

Akhirnya ganti kulit juga lumayan

Wednesday, June 27, 2007

Memulai

Saya mencoba menulis kembali, walo rasanya masih sedikit trauma untuk memulai.

kemarin saya pulang ke istri dan seperti biasanya lewat bandara hasanuddin ya seperti biasa saya juga sebel kalo mesti bayar donasi lagi. ya bandaranya udah kecil sumpek. menurut saya bandara hasanuddin makassar ini sudah di bilang sangat tidak layak untuk ukuran kota sebesar makassar, mana toiletnya jorok juga becek semuanya, ditambah pas liburan sekolah penumpang membludak bandara jadi keliatan sumpek. belum lagi parkiran udah deh sering penuh.. kenapa lama sekali ya bandara barunya jadi kasihan juga liat makassar pintu gerbang ke indonesia timur ini sangat banyak pesawat yang tarnsit di kota ini tetapi sarananya masih memprihatinkan. kayaknya sangat terlambat untuk berbenah.
yang bikin eneq lagi ada donasi pemda huh....
kalo mau masuk ruang tunggu kena deh 5000 perak per penumpang, kalo mau pake taxi bandara kena lagi seribu perak. selain bandara sumpek amit, PEMDA nya juga koq ya neko-neko segala pake narik donasi. apa aji mumpung dan cari kesempatan untuk meninggkatkan PAD???


Perbaiki dulu sarana bandara deh bikin nyaman dulu baru minta sumbangan.

Tuesday, March 13, 2007

Di Ujung Jalan Itu Pada Suatu Pagi

Bunyi sumpritannya pak pulisi kedengaran bersaut-sautan lumayan bikin rame kota Bulukumba disuatu pagi itu, di ujung jalan dideket pertigaan depan kantor saya persis. saya yang baru dateng di kantor langsung liat dari lantai dua. ealah rupanya pak pulisi sedang sibuk bersosialisasi penggunaan helm standar dan motor wajib menyalakan lampu di siang hari. Rupanya kewajiban sepeda motor yang harus menyalakan lampu disiang hari terus menular dari kota-kekota, saya inget sekali kalo lampu sepeda motor harus menyala di siang hari ini di awali oleh pak pulisi di Surabaya dengan di sponsori salah satu koran nasional dari surabaya, pak Pulisi Surabaya dengan giat melakukan sosialisasi sepeda motor mesti menyalakan lampu disiang hari, rupanya hal ini menular kemana-mana termasuk di Bulukumba ini.
sampe sekarang saya belum bisa ngerti apa sebabnya lampu mesti dinyalain disiang hari? apa masalah safety? mboh lah aku juga gak bisa ngerti ra mudeng, kenapa juga cuma motor kenapa mobil juga tidak diwajibkan. saya cuma mikir jangan-jangan ini cuma latah ya, ya sekedar ikut-ikut kota lain ...
kemarin kamis waktu pulang ke Surabaya saya liat kebijakan ini koq dah gak banyak yang menjalankan lagi. dah bosen mungkin kalo denger cerita temen-temen sih mereka males karena jadi sering ganti lampu depan yang pasti perlu ngeluarin biaya tambahan belum lagi mesti nyediain waktu buat ke bengkel juga "halah mending gak usah di nyalain" kata temen saya.

kembali ke Bulukumba, yang bikin saya heran sosialisasi ini koq ya cuma siang padahal di malam hari sendiri masih banyak motor yang gak mau nyala in lampu, entah mau nggaya atau emang sok padahal malah ndeso menurut saya, motor ngebut dengan lampu dimatikan masih banyak di jalan-jalan Bulukumba waktu malam. ya namanya juga peraturan baru masih anget-anget tahi ayam jadi ya rame-rame sosialisasi kan yang baru peraturan siang hari yang malam kan dah lama jadi yang gencar ya yang siang hari. selain itu saya perna nulis disini tentang angkutan bus yang udah miring dan jalan terseok-seok, koq saya pikir yang model beginian jauh lebih berbahaya dari pada yang tidak menyalakan lampu disiang hari, tapi lah koq ya di biarin saja yang di ributin malah yang gak ngidupin lampu disiang hari.

udah ah saya juga gak mau ikut pusing toh saya juga masih setia menggunakan becak untuk kemana-mana.

Saturday, March 03, 2007

Tentang ngopi dan Warung Kopi

Pertama kali di Bulukumba saya sering bingung ngapain terutama ketika weekend, dari sini saya mulai kenal sama budaya minum kopi. Sebelumnya saya memang sesekali suka minum kopi terutama kalo sedang bosen minum air putih itu juga di bilang jarang dan paling juga bikin sendiri dirumah

Di bulukumba sendiri lumayan banyak tersedia warung kopi. Tapi tempat favorit saya ya warung kopi milik antok di pasar sentral Bulukumba. Kalo anda membayangkan kafe, ini bukan kafe ini warung di pasar tradisional, kopinya asli lumayan enak. Disaat pagi pasti rame. Orang kebanyakan dateng bukan hanya ngopi tapi disini mereka menemukan komunitas mereka, ya teman cerita, teman cangkruk. Obrolan dari mulai gosip infotaiment, olah raga, sepak bola terutama PSM makassar, politik, ampe cerita ngalor ngidul, kadang juga bisnis jual beli bisa di mulai disini.

Ada temen saya yang sehari bisa ampe 3 kali ngopi, ada yang bilang kalo gak ngopi gak bisa konsen kerja. Kalo menurut saya bukan cuma kopinya tapi karena adanya komunitas ngopi itu sendiri, Bulukumba kota kabupaten yang masih sangat sepi. Kebutuhan orang untuk bersosialiasi dan mencari hiburan di wujudkan dengan cangkruk, kalo orang di kota mungkin akan jalan-jalan ke Mal atau kafe. Di bulukumba ini ya paling banter ke warung kopi. Tayangn televisi yang gak bisa ditangkap kalo hanya memakai antene biasa mesti menggunakan parabola atau Langganan TV kabel menyebabkan orang lebih betah untuk berlama-lama cangkruk diwarung kopi.

Kembali ke warung kopi Antok, selain menyediakan kopi ada juga makanan kecil kue-kue. Kalo pagi ada juga nasi santan (semacam nasi uduk) dengan lauk ikan bolu (Sebutan untuk ikan Bandeng di bulukumba) dan sambal. Walo sedikit tapi lumayan enak juga. dan yang gak boleh lupa ya telor rebus setengah matang yang di beri taburan merica wow katanya bisa nambah vitalitas.

Tapi kalo mau jujur saya lebih suka ice kopi. Sayang warung ini tidak menyediakan. Saya lebih suka minum yang dingin dari pada hangat, kopi favorit saya ya good day Freeze yang rasa mocafrio. Dan ini saya susah nemu di warung atau minimarket di bulukumba. jadi ya kalo ke makassar paling mampir ke hypermart or carefour cuma cari ini. Kadang kalo gak sempet ke Makassar ya kadang titip temen yang ke makassar. Kalo kehabisan ya terpaksa libur dulu ngopi. Saya cuma berpikir sebenarnya warung kopi ini bukan kopi yang dia jual disini mereka menjual tempat untuk ngobrol, bercanda guyon. Sekali lagi kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial untuk bersosialisasi di beri tempat atau wadah oleh warung kopi.

Sekarang di tengah kesibukan kerja ya sedikti jarang saya cangkruk di warung kopi paling banter ya ke warung kopinya mas triadi.

Wah gak kerasa dah banyak yang ditulis nanti anda bosen mbaca tulisan saya. saya akhiri sambung lagi kapan-kapan.

Monday, February 26, 2007

Label Bikin kegatelan

Entah kulit saya yang sensitif atau memang bahan kainnya yang aneh dan jadinya bikin gatel dan gak nyaman, saya cuma mau ngomongin label atau merk yang nempel di kerah baju, kadang pas lagi keringetan muncul lagi deh kegatelan jadinya umek dewe usrek-usrek garuk-garuk bingung karepe dewe :-O. dari pada pusing akhirnya ambil gunting dan buang label atau merknya. kalo saya pikir bukannya malu pake baju tanpa label atau baju dengan lebel di gunting tapi dari pada gak nyaman ya mending dibuang. kadang bukan cuma baju murah tapi baju yang mahal juga bikin gatel. jadinya bajuku baik kaos maupun kemeja, dari daleman sampe luaran pada banyak yang tanpa merk, ya gak semua sebenarnya terutama baju yang saya pake hari ini koq guatel ya.. habis nyiapin slide di aula untuk rapat SDM lah koq keringetan dikit terus muncul peyakit kegatelan.. jadi sambil ngeblog sambil garuk-garukb-(.

merk ini benernya untuk apa seh, kalo di pake juga gak keliatan jadi ya mbok kalo di pilih bahan yang nyaman dan enak di pake dan gak bikin gatel. biar yang make nyaman. ya moga produsen Baju bisa baca juga deh. jangan pake bahan yang kaku dan pake mengkilap-mengkilap gini.

yo wis lah aku tak garuk-garuk lagi

Thursday, February 15, 2007

Negeri Cinta Damai

Kapan hari istriku telp pagi-pagi kalo habis kena tilang waktu mau berangkat ke kantor... karena memang baru punya motor dan baru bisa naik motor juga jadi belum punya SIM, karena gak mau repot istri saya pilih jalan damai ( kebetulan istriku juga orangnya cinta damai :D) dan ternyata sang pak polisi yang nilang ini juga cinta damai loh walo sebelumnya dengan gaya sangar dan pasang muka serem jelasin pelanggaran istriku... nego-nego akhirnya perdamaian ini di wujudkan dengan penyerahan selembar uang 50ribuan dari dompet istriku ke dompet nya pak polisi. (Potret indahnya perdamaian)

Besoknya istriku langsung ngurus-ngurus SIM juga akhirnya, dan yang dipilih juga lewat jalur perdamaian. datang tinggal foto dan besoknya langsung jadi. minjem istilah istriku ini mah bukan SIM tapi SIM-salabim =)) alias satu hari kelar. itu pun cuma 220 ribu...

di Negeri yang cinta damai seperti ini memang segalanya bisa mudah asal tahu jalan perdamaian yang harus kita kewati.. dan kayaknya kita mesti membiasakan diri dengan hal-hal seperti ini...

Ya inilah negeri yang cinta damai... berbahagialah anda yang hidup di dalamnya

Links terkait dengan cerita di atas
Ayu's Diary

Monday, January 22, 2007

Jum'at Kemarin

Pas sholat jumat kemarin seperti biasanya saya dapat posisi di luar masjid karena datangnya pas adzan jadi ya terpaksa di sayap luar masjid, sambil sedikit nahan kantuk dengerin khotib kasih khotbah jumat... saya yg sebelumnya dengerinnya gak gitu serius jadi tertarik ketika khotib mulai banyak cerita tentang "Maria Eva", saya jadi penasaran pengen liat juga yang mana khotibnya tapi gak keliatan juga, ya jadinya dengerin aja. Awalnya Khotib banyak menyoroti bencana yang terjadi secara beruntun di indonesia dari gempa, tsunami, banjir, flu burung, kecelakaan, pesawat Adam Air hilang, Kapal laut hilang dan masih banyak lagi. ibaratnya kita ini salalu dingatkan terus sama Allah SWT untuk kembali kejalan yang benar, tapi gimana bencana ini mau pergi kalo banyak yang salah malah di puja macam Maria Eva,kalo orang berzinah yang sudah jelas ber zinah seharusnya di rajam, ini bukan cuma zinah tapi nyebarin film zinahnya mestinya lebih dari itu hukumannya, yang lebih hebat lagi ini muncul ditelevisi ditiap berita dan lain-lain diwawancarai diundang kemana-mana. terus dia lanjut lagi ke kasus Sumanto.. yg dah jelas-jelas kanibal makan daging manusia malah di undang ke televisi denger2 malah mau di bikin film...
gak cuma itu sang khotib juga mengungkapkan ibarat anak sekolah kita ini sedang ujian dan ujiannya datang bertubi-tubi dan kita gak lulus-lulus makanya ujian terus. ibarat anak sekolah kita mungkin anak yang bener2 gak pinter ( baca Bego) jadi harus ujian berulang-ulang. kita seorang murid yang bener2 gak pernah belajar dari kesalahan, malah kesalahan ini diulang dan lebih parah.

moga kita bisa banyak belajar dari kesalahan kita. kita kembali tempatkan yang salah ya salah jgn di putarbalikkan tempatkan semuanya semua porsinya. dan semoga segala bencana ini segera berakhir.

di akhir khotbahnya dia cerita kewajiban tiap muslim adalah menyampaikan kebenaran, kalo bisa apa yg didengar dikhotbah jumat ini di teruskan dan saya sebagai seorang muslim saya sudah meneruskannya ke anda semua. :)